Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata (TMPN UTAMA KALIBATA)

A. Pembangunan Awal

Taman Makam Pahlawan (TMP) di ibukota DKI Jakarta semula berlokasi di daerah Ancol-Jakarta Utara. Dalam perkembangan dan pertumbuhan kota lebih lanjut, TMP tersebut dianggap tidak layak. Atas petunjuk Presiden RI Ir. Soekarno, lokasi TMP di Ancol dipindahkan ke Kalibata – Jakarta Selatan yang terletak di atas tanah seluas 5 ha.

Pembangunan TMPN Utama Kalibata dimulai pada tahun 1953, dan diserahkan kepada Zeni Angkatan Darat dengan Arsitek F. Silaban. Pekerjaan pembangunannya dilaksanakan oleh Kontraktor Biro AIA bekerja sama dengan Dinas Bangunan Tentara Sub Direktorium. Bertepatan dengan Peringatan Hari Pahlawan 10 November 1954, TMPN Utama Kalibata diresmikan oleh Presiden RI Ir. Soekarno.

Pada saat peresmian tersebut di TMPN Utama Kalibata telah dimakamkan 121 makam Pahlawan/Pejuang yang merupakan pindahan kerangka jenazah dan TMP Ancol yang keseluruhannya berada di Petak A. Pemakaman kerangka jenazah pertama yang dimakamkan di TMPN Utama Kalibata adalah pemakaman kerangka jenazah D. Halim di Petak A Nomor 1. Sedangkan pemakaman pertama jenazah Pahlawan/Pejuang di TMPN Utama Kalibata adalah pemakaman jenazah H. Agus Salim yang dilaksanakan pada tanggal 5 November 1954 di Petak A Nomor 106.

B. Pembangunan Lanjutan

Ditinjau dari segi luas dan kelengkapannya, TMPN Utama Kalibata semula belum mencerminkan sebagai TMP Nasional. Oleh karena itu, atas persetujuan Presiden RI Soeharto pada tahun 1973, TMPN Utama Kalibata diperluas menjadi 25 ha. Selanjutnya pada tahun 1974 dimulai pembangunan TMPN Utama Kalibata sesuai dengan rencana induk (master plan) TMP Nasional yang dirancang oleh Atelier.

Bertepatan dengan Hari Pahlawan 1974, Presiden Soeharto meresmikan Monumen TMPN Kalibata, kemudian pembangunan TMPN Utama Kalibata terus berlanjut dan bertahap sampai dengan tahun 1976.

Melalui Keppres RI Nomor : 18 Tahun 1976 tanggal 6 April 1976, TMP Kalibata ditetapkan sebagai Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN), dan kemudian berdasarkan UU 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan; nama TMPN Kalibata diubah namanya menjadi TMPN Utama Kalibata.

C. Kementerian Sosial Selaku Pengelola TMPN Utama Kalibata Jakarta

Berdasarkan Keppres RI No: 13 Tahun 1984 tanggal 27 Februari 1984 tentang Pengelolaan TMPN Kalibata ditetapkan bahwa pengelolaan TMPN Utama Kalibata dilaksanakan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia dan menegaskan kembali Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata sebagai Taman Makam Pahlawan Nasional, serta Penyelenggaraan Upacara di TMPN Utama Kalibata yang menggunakan Tata Upacara Militer dikoordinasikan oleh Komando Garnisun Ibukota. Sejak saat itu dan sampai sekarang Kementerian Sosial melaksanakan pembangunan dan sekaligus perawatan komponen TMPN Utama Kalibata.

DSCI0009